Jumat, 31 Maret 2017

Cara Mengurangi Kontak dengan Handphone


Pada kesempatan kali ini, saya akan membahas tentang bagaimana agar kita tidak secara terus-menerus memainkan handphone.

Perkembangan teknologi memang tidak bisa dihindari. kita tidak mungkin tidak mengikuti perkembangan teknologi tersebut. Secara tidak langsung, kita pun akan mengikuti perkembangan teknologi. Tetapi bukan berarti kita akan terlalu fokus dengan perkembangan teknologi dan melupakan atau melalaikan aktifitas yang harus kita lakukan sehari-hari, seperti belajar, dan lain-lain. Perkembangan teknologi yang tidak mungkinkita hindari atau sering kita jumpai adalah handphone. 

Secara tidak langsung dalam kegiatan sehari-hari kita tidak mungkin lepas dari handphone atau hp. mulai dari mencari informasi, belajar, mencari hiburan, berfoto, dan masih banyak lagi. Namun, semua kegiatan tersebut pasti ada batasannya. Karena, tidak semua yang ada di dalam handphone itu baik. Misalkan jika kita terlalu sering memegang hp, mata kita akan lelah dan lama kelamaan akan menyebabkan rabun mata. Tetapi kebanyakan orang tidak menyadari hal tersebut. 

Oleh karena itu, saya ingin membahas mengenai bagaimana cara untuk mengurangi kontak dengan handphone. Saya sudah membaca beberapa artikel yang membahas mengenai hal tersebut, dan berikut penjelasannya.



  1. Menyibukkan Diri. Dengan kita memiliki kesibukan, kita sedikit demi sedikit akan tidak menghiraukan gadget kita lagi. 
  2. Bergaul Dengan Teman di Dunia Nyata. Kebanyakan orang saat ini lebih banyak memiliki teman dari dunia maya, bukan kenyataan. Orang hanya memperhatikan berapa banyak followers yang ia miliki. Tetapi, bukan berarti jika kita memiliki banyak pengikut atau follower, kita mempunyai banyak teman di dunia nyata. Lagi pula banyak hal negatif yang akan muncul. Seperti penipuan dan masih banyak lagi.Oleh karena itu, kita lebih dianjurkan untuk lebih mengenal dan berteman dengan teman di lingkungan kita dibanding dunia maya.
  3. Mematikan Notifikasi Pada Handphone. Salah satu hal yang membuat kita selalu melihat handphone, salah satunya adalah notifikasi. Oleh karena itu, kita harus mematikan notifikasi jika ingin mengurangi ketergantungan pada handphone.
  4. Rajin Olahraga. Hal lain yang bisa kita lakukan adalah seperti berolahraga. Selain membiasakan hidup sehat, sekaligus bisa menghilangkan atau paling tidak mengurangi kecenderungan kita pada hp.
  5. Menghibur Diri Dengan Jalan-Jalan. Kebanyakan orang, menganggap hiburan yang paling menyenangkan adalah ketika kita sedang memainkan hp kita. Baik itu bermain game, media sosial, berfoto, atau yang lainnya. Padahal, masih banyak hal lain yang lebih menyenangkan untuk dilakukan daripada bermain hp atau gadget. Seperti hiking atau mendaki gunung,hangout bersama teman, dan masih banyak lagi.

Penjabaran diatas adalah beberapa cara untuk mengurangi ketergantungan kita pada hp atau gadget. Masih ada banyak cara yang bisa dilakukan selain diatas. Tetapi, semua itu bisa dan dapat dilakukan jika ada kemauan dan keinginan untuk berubah.

Minggu, 26 Maret 2017

Mitos di Indonesia

Mitos Membuka Payung Dalam Rumah

Ketika saya masih anak-anak, nenek saya banyak memberitahu kepada saya pantangan ataupun larangan yang ia anggap tabu dan jika kita lakukan konon akan memberikan akibat jelek bagi kita yang melakukannya, kata nenek pantangan atau larangan ini sudah menjadi tradisi dan turun temurun secara mulut kemulut serta dongeng. Tradisi pantangan ataupun larangan ini pasti ada di tiap daerah dan tentunya ini semua tergantung dari kita untuk menyikapinya,percaya atau tidak.  Pada saat sekarang mitos itu masih banyak terdengar di masyarakat saat ini dan banyak orang yang masih mempercayai itu.
Namanya juga mitos, mau percaya atau tidak, sebenarnya semua itu kembali kepada diri sendiri. Tetapi, seringkali orang justru terbius kata mitos, dan menganggapnya sebagai sebuah misteri yang makin lama makin bikin penasaran. Padahal, kalau dipikir dengan logika hal-hal yang disebut mitos itu ada penjelasannya. Sebagai manusia berpikir (homo sapiens), adalah konyol jika Anda masih percaya dengan mitos.
      Seperti hal nya memakai payung didalam rumah. bukan cuma di Indonesia,mitos ini juga di percaya oleh masyarakat Amerika. ada sebuah film, penulis lupa judulnya di mana di film itu ada adegan salah seorang keluarga melarang anggota keluarga lainnya membuka payung di dalam rumah. ketika orang itu tidak menghiraukan larangan itu, orang itupun tertimpa berbagai kesialan. dari mulai kaki yang tersandung batu dan lain-lain. membuka payung di dalam rumah sesungguhnya tidaklah jadi masalah asal di lakukan dengan hati-hati dan memastikan di sekelilingnya tidak ada keluarga lain agar ujung-ujung payung yang lancip itu tidak mengenai orang atau benda berharga di rumah. Dalam mitos ini konon katanya juga jika saat membuka payung di dalam rumah tiba-tiba ada sanak saudara yang meninggal, maka kami pastikan hal itu adalah kebetulan saja.
Membuka payung di dalam rumah tentu saja sangat mengganggu. Bayangkan saja jika rumah Anda sempit, maka payung akan membuatnya semakin tampak sempit atau bila kita membuka payung dalam rumah lalu ada orang yang lewat akan terkena orang tersebut.Belum lagi jika payungnya sedang basah, ia akan segera mengotori rumah dan membuat lantai rumah jadi basah.
Penjelasan lainnya, pada saat seseorang membuka payung di dalam rumah maka Anda akan terlihat konyol dan sedang berbuat sesuatu yang useless. Payung kan fungsinya untuk melindungi tubuh dari sinar matahari atau hujan. Kalau hanya dipajang dan dibuka saja, fungsi payung akan hilang. Kalo didalam rumah memakai payung itu tindakan yang tidak benar karena payung digunakan untuk melindungi kita dari hujan yang membasahi tubuh kita.

Bersin sewaktu akan berpergian.

Jangan berpergian setelah bersin. Paling tidak usahakan Anda menunggu beberapa menit setelah bersin baru boleh pergi, jika nekat ketika Anda bersin langsung pergi Anda akan celaka diperjalanan.

Gula dalam teh tidak larut, pertanda ada yang kangen

Mitos ini mungkin sangat jarang dibicarakan, namun kadang membuat seseorang menjadi malu dan kege-eran. Konon jika Anda sedang membuat teh dan sedang mengaduk gulanya, namun setelah diaduk gula tak kunjung larut, berarti ada seseorang yang sedang merindukan Anda.

Sumber :

Kamis, 23 Maret 2017

Psikologi Pendidikan

Psikologi Pendidikan
Pelajaran mengenai psikologi pendidikan baru saya terima pada semester ini. Dan baru berlangsung sekitar 3 kali pertemuan. Pada kesempatan kali ini saya akan menceritakan tentang pembelajaran Psikologi Pendidikan. Sudah ada beberapa materi yang sudah saya dapat. Diantaranya adalah tentang apa definisi dari Psikologi Pendidikan, aspek-aspek pendidikan, metode dalam psikologi pendidikan, bakat dan intelegensi, cara menghitung intelegensi, dan masih banyak lagi.
A.           Psikologi pendidikan
Psikologi Pendidikan adalah cabang dari ilmu psikologi yang mengkhususkan diri pada cara memahami pengajaran dan pembelajaran dalam lingkungan pendidikan. Selain itu, terdapat beberapa aspek pendidikan, yaitu:
1.             Pendidikan informal yaitu proses belajar yang relatif tak disadari yang kemudian menjadi kecapakan dan sikap hidup sehari-hari.
Contohnya: pendidikan di rumah, tempat ibadah, lapangan permainan, perpustakaan, radio, televisi, dsb.
2.             Pendidikan formal yaitu pendidikan yang dilaksanakan dengan sengaja dengan tujuan dan bahan ajar yang dirumuskan secara jelas dan diklasifikasikan secara tegas.
Contohnya: jenjang pendidikan sekolah (TK, SD, SMP, SMA, PT)
3.              Pendidikan non formal yaitu pendidikan yang dilaksanakan dengan sengaja tetapi tidak memenuhi syarat untuk termasuk dalam jenjang pendidikan formal.
Contohnya: kursus menjahit, memasak, bahasa, musik, dsb.

Setelah itu juga terdapat beberapa metode dalam psikologi pendidikan. Diantaranya yaitu:
1.             Introspeksi
Melakukan pengamatan ke dalam diri sendiri/self observation yaitu dengan melihat keadaan mental pada waktu tertentu.
2.             Observasi
Kegiatan melihat sesuatu di luar diri sehingga yang diperoleh merupakan data overt behavior (perilaku yang tampak).
3.             Metode Klinis
Digunakan untuk mengumpulkan data secara lebih rinci mengenai perilaku penyesuaian dan kasus-kasus perilaku menyimpang.
a.             Studi Kasus Klinis
b.             Studi Kasus Perkembangan
1)             Longitudinal
2)             Cross-Sectional
4.             Metode Diferensial
Digunakan untuk meneliti perbedaan-perbedaan individual yang terdapat di antara anak didik. Menggunakan berbagai macam teknik pengukuran (contoh: tes, angket,dsb) serta menggunakan statistik untuk menganalisis.
5.             Metode Ilmiah
Merupakan prosedur yang sistematik dalam memecahkan permasalahan dan merupakan suatu pendekatan objektif yang terbuka untuk dikritik,dikonfirmasikan, dimodifikasi atau bahkan mungkin ditolak kebenarannya oleh penelitian berikutnya.
Digunakan untuk menyelesaikan permasalahan perilaku yang lebih kompleks yang harus bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. 
6.             Metode Eksperimen
Melakukan pengontrolan secara ketat terhadap faktor-faktor atau variabel-variabel yang diperkirakan dapat mencemari atau mengotori hasil penelitian.

B.            Bakat dan Intelegensi
Bakat & intelegensi merupakan kemampuan mental individu. Bakat dan Intelegensi dibagi lagi menjadi beberapa teori, yaitu:
1.             CHARLES SPEARMAN 
Dua faktor intelegensi, yaitu:
a.             Faktor G: mencakup semua kegiatan   intelektual dan dimiliki oleh semua orang.
b.             Faktor S: mencakup semua faktor khsusus tertentu yang relevan dengan tugas tertentu.
2.             THURSTONE
Intelegensi beroperasi pada empat tingkat trial & error yaitu :
a.             Perilaku nyata (trial & error)
b.             Perseptual (trial & error)
c.             Ideational
d.            Konseptual ® dijadikan acuan bagi pengukuran   intelegensi
KEMAMPUAN KONSEPTUAL THURSTONE:
a.             Verbal Comprehention (V)
b.              Number (N)
c.              Spatial Relation (S)
d.             Word Fluency (W)
e.              Memory (M)
f.               Reasoning (R)

Pengukuran Intelegensi
Ø   KUALITATIF ® Perbedaan intelegensi disebabkan karena kualitas individu yang berbeda.
Ø    KUANTITATIF ® Perbedaan intelegensi disebabkan karena terdapat perbedaan kuantitas individu.

Minggu, 19 Maret 2017

Psikologi Umum 2

Persepsi
A.           Pengertian Persepsi
Dalam kamus besar psikologi, persepsi diartikan sebagai suatu proses pengamatan seseorang terhadap lingkungan dengan menggunakan indra-indra yang dimiliki sehingga ia menjadi sadar akan segala sesuatu yang ada dilingkungannya. Sedangkan menurut Thoha (1999:123-1 24), pengertian persepsi  pada hakekatnya adalah proses kognitif yang dialami oleh setiap orang dalam memahami  setiap informasi tentang lingkungannya baik melalui penglihatan, pendengaran, penghayatan, perasaan, dan penciuman.

Jadi, dapat disimpulkan bahwa pengertian dari persepsi adalah proses menerima, membedakan, dan memberi arti pada stimulusyang diterima oleh alat indra, sehingga dapat memberi kesimpulan dan penafsiran terhadap objek yang diamatinya. Selain itu, persepsi juga tidak hanya dipengaruhi oleh stimulus saja, melainkan juga dipengaruhi oleh keadaan.

B.            Hukum Persepsi Menurut Gestalt
1.           Kedekatan (Proximity)
2.           Figure Ground
3.           Kesamaan (Similarity)
4.           Kesinambungan (Kontinuitas)
5.           Ketertutupan (Closure)

C.           Contoh dari Hukum Persepsi

Image result for gambar persepsi

Jika beberapa orang diminta untuk melihat gambar tersebut, maka jawabannya pasti akan berbeda dari masing-masing orang tentang apa yang mereka lihat. Mungkin ada sebagian orang yang melihat gambar tersebut adalah gambar dari seorang kakek-kakek tua yang sedang menghadap ke arah sebelah kiri. Namun mungkin ada juga sebagian orang yang melihat gambar tersebut sebagai gambar seorang pemuda yang sedang menaiki kuda berwarna putih.

Begitulah persepsi dari masing-masing orang yang pastinya akan berbeda. Tergantung gambar apa yang terlebih dahulu dilihat oleh indra kita. Dan gambar tersebut dapat dimasukkan ke dalam contoh dari hukum persepsi menurut Gestalt, yang kedua yaitu figure ground. Yang dimana pengertian figure ground yaitu figure (objek) yang akan kita lihat dari gambar tersebut, sedangkan ground (latar belakang) yang tidak kita lihat pada gambar itu.


Jika seseorang melihat gambar itu sebagai gambar kakek-kakek tua, maka gambar kakek-kakek itu akan menjadi figure dan yang lainnya akan menjadi ground. Begitu juga sebaliknya. Jika seseorang melihat gambar tersebut sebagai gambar pemuda yang sedang menaiki kuda putih, maka gambar pemuda dan kuda putih itu akan menjadi figure, sedangkan gambar lainnya akan menjadi ground.

Senin, 16 Januari 2017

IBD 12

Manusia dan Tanggung Jawab
            Dalam konteks sosial manusia merupakan makhluk sosial. Ia tidak dapat hidup sendirian dengan perangkat nilai-nilai selera sendiri. Nilai-nilai yang di perankan seseorang dalam jalinan sosial harus dipertanggungjawabkan sehingga tidak mengganggu konsensus nilai yang telah disetujui bersama. Tanggung jawab erat kaitannya dengan kewajiban. Kewajiban adalah sesuatu yang dibebankan terhadap seseorang, kewajiban merupakan tandingan terhadap hak, dan dapat juga tidak mengacu kepada hak, maka tanggung jawab dalam hal ini adalah tanggung jawab terhadap kewajibannya.
Kewajiban dibagi menjadi dua, yaitu:
a) Kewajiban terbatas
b) Kewajiban tidak terbatas
Pengertian  Tanggung Jawab
            Tanggung jawab adalah sifat terpuji yang mendasar dalam diri manusia. Selaras dengan fitrah. Tapi bisa juga tergeser oleh faktor eksternal. Setiap individu memiliki sifat ini. Ia akan semakin membaik bila kepribadian orang tersebut semakin meningkat. Ia akan selalu ada dalam diri manusia karena pada dasarnya setiap insan tidak bisa melepaskan diri dari kehidupan sekitar yang menuntut kepedulian dan tanggung jawab. Inilah yang menyebabkan frekuensi tanggung jawab masing-masing individu berbeda.
            Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang di sengaja maupun yang tidak di sengaja.tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah, keadaan wajib menanggung segala sesuatunya.Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau perbuatannya yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. Manusia yang bertanggung jawab adalah manusia yang berani menghadapi masalahnya sendiri.

B. MACAM-MACAM TANGGUNG JAWAB
Manusia berjuang memenuhi keperluannya sendiri atau untuk keperluan pihak lain. Dalam usahanya itu manusia juga menyadari bahwa ada kekuatan lain yang ikut menentukan yaitu kekuasaan Tuhan. Atas dasar ini, lalu dikenal beberapa jenis tanggung jawab, yaitu :
a.)    Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri menuntut kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalaam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi.
Contohnya tanggung jawab diri kita sebagai mahasiswa adalah belajar. Entha bagaimana cara nya, baik buruknya, mau tidak mau itulah tugas sebagai mahasiswa. Berapapun nilai kita entah itu A,B,C atau yang lain itu hanya kadar pertanggung jawaban kita menjalani tanggung jawab kita sebagai seorang mahasiswa. Jika ingin nilai A (tinggi) belajar sungguh-sungguh. Bukan hanya menginginkan nya namun dapatkan dan buktikan.
b.)    Tanggung jawab terhadap keluarga
Sebagai mahasiwa yang mungkin diantara kita masih meminta orang tua untuk membiayai pendidikan kita. Sebagai anak yang bisa berfikir baik kita harusnya membalas bakti kepada orang tua kita. Mungkin kita belum mampu mengembalikan materi atau apa yang telah dikeluarkan / dikorbankan demi membiayai kita.namun kita sadar diri, kita haruslah bersungguh-sungguh menjalani kuliah kita. Berikan hasil terbaik dan tunjukkan pada orang tua kita bahwa kita mampu menjadi apa yang mampu mereka banggakan.
c.)     Tanggung jawab terhadap masyarakat
Manusia adalah makhluk sosial, dalam artian kita tidak dapat hidup sendiri tanpa orang lain. Jadi segala sesuatu hal yang kita lakukan akan berdampak pada kehidupan bermasyarakat. Sebagai mahasiswa tentu kita sudah dapat menentukan mana yang baik dan amna yang buruk. Memnag terkadang kita diperlakukan seperti anak kecil namun dituntut untuk berfikir dewasa.
Contohnya misalkan Anton dan Doni adalah teman satu kelas dikampus mereka. Doni adalah anak yang sedikit lebih pandai dari Anton. Demi mendapatkan nilai yang baik Anton pun datang kepada Doni untuk minta diajarkan materi yang kurang dipahaminya. Doni pun merasa karena teman sekelas apa salahnya membantu. Setelah Doni membantu Anton, dan Anton mendapatkan apa yang ia inginkan, dia pun pergi menghilang begitu saja dari Doni. Doni hanya menganggap mungkin karakter Anton seperti itu, datang hanya bila butuh nya saja. Tidak lama kemudian Anton pun mendatangi Doni kembali, namun Doni tidak menghiraukan Anton lagi karena atas perbuatan Anton yang menurutnya “kacang lupa kulitnya” itu. Anton pun meminta teman sekelas nya yang lain. Mereka pun enggan mengajarkan Anton karena sifat nya yang seperti itu. Itu lah mengapa tanggung jawab atau lebih tepatnya etika ketika meminta pertolongan kepada orang lain itu seperti apa. Dan jangan fikir bahwa semua orang itu sama. Karena semua orang memiliki sifat dan karakter nya masing-masing.
d.)    Tanggung jawab kepada Bangsa/Negara
Sebagai makhluk sosial yang bernegara dan berbangsa sudah sepatutnya kita menjalankan peraturan,norma,dan hukum yang berlaku dimana kita berada. Manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri.
Contohnya kita sebagai mahasiswa yang sudah sepatutnya mengabdi pada Bangsa dan Negara dengan memberikan hasil tang baik. Belajar giat demi mengejar cita-cita yang bisa membanggakan diri sendiri, orang tua, Bangasa dan Negara. Misalnya menjadi seorang Rasid bercita-cita ingin menjadi pemain sepak bola. Dia gita berlatih dan juga aktif di organisasi sekolahnya. Meskipun ia gemar bermain bola namun ia tidak meninggalkan kewajiban nya sebagai seorang pelajar. Ketika ia dewasa ia bertolak belakang dengan apa yang ia cita-cita nya dahulu. Sekarang ia menjadi seorang ilmuwan besar. Inilah maksud kata-kata dari Ir.Soekarno dulu “gatungkan mimpi setinggi bintang,meskipun nanti kau jatuh,kau akan jatuh diantara bintang-bintang”. Meskipun ia tidak menjadi pemain sepak bola namun ia mampu membanggakan diri,keluarga,Bangsa dan Negaranya.
Tuhan selalu punya cara nya sendiri. Segala sesuatu yang telah ditakdirkan untuk kita,sampai kapan pun tidak akan menjadi milik orang lain. Karena,Tuhan selalu memberikan apa yang kita butuhkan bukan yang kita inginkan.
e.)    Tanggung jawab terhadap Tuhan
Dalam kehidupan ini kita memiliki peraturan-peraturan yang kita taati. Yaitu aturan dalam agama yang kita yakini. Sudah selayaknya  kita menjalani itu semua. Karena setelah hidup ini kita akan menjalani kehidupan berikutnya dialam akhirat nanti. Semua perbuatan kita akan dipertanggung jawabkan kepada Tuhan.
Peraturan agama itu tidak memandang status sosial, ras, atau sebagainya. Sebagai seorang mahasiswa kita juga hrausnya mentaati nya. Misalnya saya pemeluk agama Islam menjalankan sholat , bersedekah, dll sesuai ajaran agama Islam. Walaupun kuliah atau dalam jam perkuliahan kita juga tetap menjalankan perintah-perintah tersebut. Perbuatan baik tidak hanya yang tersebut tadi,namun bisa juga menolong sesama,bersikap dan berbuat baik. Ingat semua yang kita lakukan akan dipertanggung jawabkan.


Sumber :
https://saifulrohman1.wordpress.com/2014/06/23/tanggung-jawab-seorang-mahasiswa/

IBD 11

A.  PENGERTIAN   KEGELISAHAN
Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti tidak tenteram hatinya, selalu merasa khawatir,  tidak tenang, tidak sabar, cemas. Sehingga kegelisahan merupakan  hal  yang menggambarkan seseorang tidak tentram hati maupun perbuatannya, merasa kawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya, tidak sabar ataupun dalam kecemasan.
Kegelisahan hanya dapat diketahui dari gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu. Gejala tingkah laku atau gerak.-gerik itu umumnya lain dari biasanya, misalnya  berjalan  mundar-mandir  dalam  ruang tertentu  sambil  menundukkan  kepala, memandang  jauh ke depan sambil mengepal-ngepalkan tangannya, duduk termenung sambil memegang kepalanya, duduk dengan wajah murung atau sayu, malas bicara, dan  lain-lain.
Kegelisahan merupakan salah satu ekspresidari kecemasan.Karena itu dalam kehidupan sehari-hari, kegelisahan juga diartikan sebagai kecemasan, kekawatiran ataupun ketakutan. Masalah kecemasan atau kegelisahan berkaitan juga dengan masalah frustasi, yang secara definisi dapat disebutkan, bahwa seseorang mengalami frustasi karena apa yang diinginkan tidak tecapai.
Sigmund Freud ahli psikoanalisa berpendapat,bahwa ada tiga macam kecemasan yang menimpa manusia yaitu kecemasan kenyataan (obyektit), kecemasan neorotik dan kecemasan moril.
(a). Kecemasan  obyektif
Kecemasan  tentang kenyataan  adalah  suatu  pengalaman  perasaan  sebagai  akibat pengamatan  atau suatu bahaya dalam dunia luar. Bahaya adalah sikap kcadaan dalam lingkungan seseorang  yang  mengancam   untuk  meneelakakannya.   Pengalaman   bahaya dan timbulnya kecemasan mungkin dari sifat pembawaan, dalam arti kata, bahwa seseorang mewarisi  kecenderungan  untuk menjadi  takut kalau ia berada dekat  dengan benda-benda tertentu  atau keadaan  tertentu  dari lingkungannya.
Kenyataan yang pernah dialami seseorang misalnya pernah terkejut waktu diketahui dipakaiannya    ada  kecoa.  Keterkejutannya  itu demikian hebatnya, sehingga kecoa merupakan  binatang  yang mencemaskan.  Seseorang  wanita yang pernah  diperkosa  oleh sejumlah  pria yang tidak bertanggung  jawab,  sering ngeri melihat  pria bila ia sendirian, lebih-lebih  bila jumlahnya  sama dengan yang pernah memperkosanya.  Kecnemasan  akibat dan  kenyataan  yang pemah  dialami  sangat terasa bilamana  pengalaman  itu mengancam eksistensi  hidupnya.  Karena  seseorang  tidak mampu  mengatasinya  waktu  itu, terjadilah kemudian  apa yang disebut  stress. Kecemasan  yang dialami oleh seorang  bayi atau anak keeil dan sangat berkesan  akan nampak  kembali pada waktu   ia sudah dewasa,  misalnya ia mendapat perlakuan yang kejam dari ayahnya. Mungkin ia selalu ccmas bila berhadapan dengan orang   yang   seusia ayahnya, tetapi  ada  pula yang memberikan reaksi membalik  karena  ia mendendam,  maka  ia berusaha  selalu untuk  ganti berbuat  kejam sebagai  pelampiasannya.
(b). Kecemasan  neorotis  (syarat)
Kecemasan  ini timbul karena pengamatan  tentang bahaya dari naluriah. Menurut Sigmund  Freud,  kecemasan  ini dibagi  tiga macam, yakni  :
(1)  Kecemasan  yang  timbul  karena  penyesuaian  diri dcngan  lingkungan. Kecemasan timbul  karena  orang  itu  takut  akan  bayangannya   scndiri,  atau  takut  akan  id-nya sendiri,  sehingga  menekan  dan  menguasai  ego.  Kecemasan   semacam  ini menjadi sifat dari  seseorang  yang gelisah, yang selalu  mengira  bahwa  seseuatu  yang  hebat akan  terjadi.
Contoh:
Didi  anak laki-laki  berumur  10 tahun.  Ia duduk  di kelas  V SO. Pada  suatu  hari ia diberitahu  ayahnya,  bahwa bulan depan ayahnya  dipindahkan  ke kota lain. Mereka sekeluarga  harus  pindah.  Sudah  tentu Didi harus  ikut. Jadi  ia harus  pindah  sekolah di kota tempat ayahnya  bertugas.  Ibu Didi nampak  gelisah, karena tinggal  di tempat yang lama ia sudah betah, berkat adanya seorang ibu yang aktif mengumpulkan   dan memajukan  ibu-ibu.  Lebih-Iebih  Didi, karena  baik di kampung  maupun  di sekolah Didi banyak kawannya.  Karena itu ia takut kalau di tempat yang bam  kelak ia tidak akan merasa  betah.  Bila tidak ikut pindah,  akan  ikut siapa,  ikut pindah  bagaimana di tempat  yang  bam  nanti.  Ia takut pada  bayangannya  sendiri.
(2)   Bentuk  ketakutan  yang tegang  dan  irrasional  (phobia).  Bentuk  khusus  dari phobia adalah,  bahwa  intensitet  ketakutan  melebihi  proporsi  yang  sebenamya   dan  obyek yang  ditakutkannya.   Misalnya  seorang  gadis  takut memegang  benda  yang  terbuat dari  karet.  Ia tidak mengetahui  sebab ketakutan  tersebut,  setelah  dianalisis;  ketika masih  kecil dulu ia sering diberi balon karet oleh ayahnya.  satu untuk dia dan satu untuk  adiknya.  Dalam  suatu pertengkaran  ia memecahkan  balon adiknya,  sehingga ia mendapat   hukuman  yang  keras  dari  ayahnya.  Hukuman  yang  didapatnya   dan perasaan  bersalah  menjadi  terhubung  dengan  balon  karet.
(3)   Rasa  takut  lain  ialah  rasa  gugup,  gagap  dan  sebagainya.  Reaksi  ini  munculnnya secara tiba-tiba  tanpa ada provokasi  yang tegas. Reaksi gugup ini adalah perbuatan meredakan  diri  yang  bertujuan   untuk  membebaskan   seseorang   dari  kecemasan neorotis yang sangat menyakitkan  dengan jalan melakukan  sesuatu yang dikehendaki oleh  id meskipun  ego dan  superego  melarangnya.
Contoh:
Seseorang yang tidak biasa menyanyi atau bicara didepan umum, sekonyong-konyong diminta  untuk menyanyi  atau berpidato. maka ia gelisah, gemetar, dan hilang keseimbangan,   sehingga  sulit berbicara  atau menyanyi.
(c).  kecemasan  moril
Kecemasan moril disebabkan karena pribadi seseorang.Tiap  pribadi memiliki bermacam-macam   emosi  antara lain:  iri, dendam,  dengki,  marah,  gelisah,  cinta, rasa kurang.
Rasa  iri, benci, dengki, dendam  itu merupakan  sebagian dari pernyataan  individu secara keseluruhan  berdasarkan  konsep yang kurang sehat  Oleh karena  itu sering alasan untuk  iri, benci,  dengki  itu kurang  dapat  dipahami  orang  lain.
Sifat-sifat seperti itu adalah sifat yang tidak terpuji, bahkan mengakibatkan  manusia akan  merasa  khawatir,  takut,  cemas,  gelisah  dan  putus  asa.  Misalnya  seseorang   yang merasa dirinya kurang cantik, maka dalam pergaulannya ia terbatas kalau tidak tersisihkan, sementara  itu ia pun tidak berprestasi dalam berbagai kegiatan, sehingga kawan-kawannya lebih dinilai sebagai lawan. Ketidakmampuannya  menyamai  kawan-kawannya   demikian menimbulkan   kecemasan  moril.
B.  SEBAB-SEBAB ORANG GELISAH
Apabila  kita  kaji,  sebab-sebab  orang  gelisah  adalah  karena  pada  hakekatnya   orang takut  kehilangan  hak-haknya.  Hal itu adalah  akibat dari suatu ancaman,  baik ancaman  dari luar  maupun  dari  dalam.
Contoh:
Bila ada suatu  tanda bahaya  (bahaya  banjir, gunung  meletus,  atau perampokan), orang tentu akan gelisah. Hal itu disebabkan karena bahaya itu mengancam  akan hilangnya beberapa    hak  orang   sekaligus.   misalnya   hak  hidup,   hak  milik,   hak  memperoleh perlindungan,   hak  kemerdekaan  hid up, dan mungkin  hak  nama  baik.
c. USAHA-USAHA MENGATASI KEGELISAHAN
Mengatasi  kegelisahan  ini pertama-tama  harus  mulai  dari diri  kna scndiri,  yaitu  kita harus  bersikap  tenang.  Dengan  sikap  tenang  kita  dapat  berpikir  tenang,  sehingga   segala kesulitan  dapat  kita atasi.
Contoh
Dokter  yang menghadapi  istri dan anaknya  yang sedang  sakit, justru  tidak dapat merasa tenang, karena ada ancaman terhadap haknya. Dokter tidak dapat berbuat  apa-apa bila  menghadapi   keluarganya  yang  sakit,  karena  ia  merasa  khawatir.  Dalam  hal  ini dokter  itu harus  bersikap  seperti   menghadapi  pasien  yang  bukan  keluarganya.
Cara lain yang mungkin juga  baik untuk digunakan  dalam  mengatasi  kegelisahan atau kecemasan  yaitu dengan memerlukan  sedikit pemikiran; pertama-tarna,  kita tanyakan kepada diri kita sendiri (introspeksi).  akibat yang paling buruk yang bagaimanakah   yang akan kita tanggung  atau yang akan terjadi, mengapa hal itu terjadi, apa penyebabnya  dan sebagainya. Apabila kita dapat menganalisa akibat yang akan ditimbulkan  olch kecernasan tersebut  dan  bila kita  tidak dapat  mengatasinya,  kita dapat  mempersiapkan   diri  untuk menghadapinya,karena  tidak  semua  pengalaman   di  dunia  ini  menyenangkan. Yang kedua  kita  bersedia  menerima   akibatnya  dengan  rasa  tabah  dan  senang  hati  niscaya kecemasan  tersebut  akan sima dalam jiwa kita. Dan yang ketiga, dengan  bersama-sama berjalannya waktu  kita  dapat  mencoba  untuk   memperkecil dan   mengurangi keburukan-keburukan    akibat  timbulnya  kecernasan,dengan demikian kita  akan  tidak merasakan  lagi adanya  rasa  kecemasan  / kegelisahan  dalam jiwa.
Untuk mengatasi kegelisahan  yang paling  ampuh  kita memasrahkan   diri kepada Tuhan.Kita  pasrahkan  nasib  kita  sepenuhnya  kepada-Nya,   kita  harus  percaya  bahwa Tuhanlah  Maha  Kuasa.  Maha Pengasih,  Maha penyayang  dan  Maha  Pengampun.
Sumber :
http://naufalsyawal.blogspot.co.id/p/kegel.html

IBD 10

Harapan atau asa adalah bentuk dasar dari kepercayaan akan sesuatu yang diinginkan akan didapatkan atau suatu kejadian akan bebuah kebaikan di waktu yang akan datang.[1] Pada umumnya harapan berbentuk abstrak, tidak tampak, namun diyakini bahkan terkadang, dibatin dan dijadikan sugesti agar terwujud.[2] Namun adakalanya harapan tertumpu pada seseorang atau sesuatu.[1] Pada praktiknya banyak orang mencoba menjadikan harapannya menjadi nyata dengan cara berdoa atau berusaha.[2]
Beberapa pendapat menyatakan bahwa esensi harapan berbeda dengan "berpikir positif" yang merupakan salah satu cara terapi/ proses sistematis dalam psikologi untuk menangkal "pikiran negatif" atau "berpikir pesimis".
Kalimat lain "harapan palsu" adalah kondisi di mana harapan dianggap tidak memiliki dasar kuat atau berdasarkan khayalan serta kesempatan harapan tersebut menjadi nyata sangatlah kecil.

Penyebab manusia memiliki harapan
Penyebab manusia mempunyai harapan adalah dorongan kodrat manusia sebagai makhluk sosial. Dorongan kodrat adalah sifat,keadaan atau pembawaan alamiah sejak manusia di ciptakan. Dorongan itulah yang menyebabkan manusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan hidup dan untuk memenuhinya manusia harus bekerja sama dengan orang lain.
Tidak hanya orang yang masih hidup saja yang mempunyai harapan,orang yang sudah meninggal pun mempunyai harapan,biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli waris nya.Tentang besar kecilnya harapan seseorang dapat di tentukan oleh kepribadian orang itu sendiri.Untuk itu dengan memiliki kepribadian yang kuat kita akan dapat mengontrol harapan se efektif dan se efisien mungkin sehingga hasilnya tidak merugikan dirinya sendiri dan orang lain untuk masa kini dan masa yang akan datang.
1.      Keyakinan Kepada Tuhan Yang Maha Esa artinya percaya kepada Tuhan yang       tunggal yang menciptakan alam semesta dan isinya. Dengan keyakinan terhadap Tuhan maka manusia akan dapat memperkecil bahkan menghilangkan rasa egoisme yang sering menyesatkan hidupnya. Intinya dengan kepercayaan dan keyakinan kepada Tuhan akan menyadarkan kita bahwa segala yang ada baik alam semesta maupun isinya adalah bersumber dari Tuhan.
2.      Percaya diri merupakan salah satu aspek kepribadian yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Orang yang percaya diri yakin atas kemampuan mereka sendiri serta memiliki pengharapan yang realistis, bahkan ketika harapan mereka tidak terwujud, mereka tetap berpikiran positif dan dapat menerimanya.
3.      Kepercayaan terhadap orang lain
Percaya terhadap orang lain berarti kita telah mempercayai orang tersebut dan percaya terhadap apa yang ia katakan atau perbuat.
4.      Kepercayaan terhadap pemerintah
Sumber daya yang harus dipenuhi dalam meningkatkan kepercayaan kepada pemerintah adalah manusia, peraturan, dan sistem demokrasi yang baik. 

Sumber :

http://mizdahara.blogspot.co.id/