Kepuitisan, keartistikan, atau keestetikaan bahasa
puisi disebabkan oleh kreatifitas penyair dalam membangun puisinya. Maksud dari
kalimat tersebut adalah, jika seorang penyair puisi menuangkan emosi dalam
puisinya baik itu marah, semangat, senang, kebencian atau yang lainnya. Maka hal
itu akan tercermin ke dalam puisi yang di buat oleh penyair tersebut. Baik dalam
kata-kata, intonasi, ataupun yang lainnya. Serta pemilihan kata yang dipilih
oleh penyair, juga akan memberi efek terhadap karya puisinya.
Contoh puisi
dari mahasiswa tentang kecintaannya terhadap suatu universitas :
Universitas
Inilah tahap yang harus kulalui
Tahap yang harus kulalui setelah masa SMA ku berakhir
Tahap dimana aku akan semakin bertambah dewasa pula
Serta tahap dimana aku akan semakin dekat dengan apa
yang aku cita-citakan
Universitas…
Ya, di universitas aku akan mengalami semua itu
Disanalah aku akan melanjutkan studi ku
Disanalah aku akan mendapatkan teman baru
Disanalah aku akan mendapatkan ilmu baru
Universitas…
Kau adalah tempat ku untuk menggali ilmu lebih dalam
lagi
Kau juga tempat untuk para anak bangsa mencapai yang
mereka citakan
Sehingga kami nantinya dapat menjadi anak bangsa yang
dapat mengharumkan nama Indonesia
Terima kasih kami padamu unversitas ku…
Universitas Gunadarma…
Tidak ada komentar:
Posting Komentar